Indonesia Jajaki Impor Pertalite dari China dan India

CNN Indonesia
Rabu, 04 Nov 2026 10:42 WIB
Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman.
Indonesia mulai menjajaki impor BBM dari China dan India dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap satu negara pemasok, salah satunya Singapura. (Foto: CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia mulai memperluas sumber pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dengan menjajaki impor dari China dan India.

Langkah ini dilakukan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap satu negara pemasok, yang salah satunya dari Singapura.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman membenarkan PT Pertamina Patra Niaga akan mengimpor Pertalite dari China dan India sebagai bagian dari upaya diversifikasi sumber pasokan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, kan sebelumnya diimpor juga dari negara yang satu itu kan (Singapura), nah ini kita cari diversifikasi dari negara lain," kata Laode, Senin (2/11), melansir Antara.

Laode mengatakan pemerintah telah menjalin komunikasi dengan calon negara pemasok tersebut. Namun, pelaksanaan kebijakan diversifikasi impor masih membutuhkan sejumlah tahapan sebelum dapat diterapkan sepenuhnya.

Saat ini, Kementerian ESDM masih menyempurnakan peraturan menteri (permen) sebagai aturan pelaksana setelah terbitnya peraturan presiden (perpres). Aturan tersebut akan merinci mekanisme, tahapan, hingga tata kelola impor yang dilakukan Pertamina Patra Niaga.

"Sedang kita sempurnakan permennya, ini masih membutuhkan tahapan-tahapan untuk bisa berjalan," ujarnya.

Selama aturan pelaksana belum rampung, kegiatan impor BBM yang berjalan saat ini tetap dilakukan menggunakan mekanisme yang berlaku.

Pemerintah masih menyiapkan tahapan implementasi agar diversifikasi sumber pasokan dapat berjalan sesuai ketentuan.

"Sekarang masih berjalan. Sekarang kita sedang siapkan tahapan-tahapan menuju ke implementasi. Jadi setelah perpres kan harus ada permen untuk merinci secara detail tahapannya seperti apa, mekanismenya seperti apa," jelas Laode.

Diversifikasi impor Pertalite dari China dan India diharapkan membuat sumber pengadaan BBM Indonesia lebih beragam.

Dengan demikian, pasokan tak terlalu bergantung pada satu negara sehingga keandalan distribusi bahan bakar untuk masyarakat dapat terjaga.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)
LIHAT SELENGKAPNYA