Pendaftaran Program Magang Nasional atau MagangHub batch 3 angkatan II tahun 2026 ditutup hari ini, Rabu (4/11).
Lulusan perguruan tinggi, pendidikan profesi, serta penyandang disabilitas yang ingin mengikuti program tersebut masih memiliki kesempatan untuk mengajukan lamaran melalui portal resmi MagangHub.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Darmawansyah mengingatkan calon peserta agar tidak melewatkan batas akhir pendaftaran. Program ini ditujukan bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus mengembangkan kompetensi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengajak para lulusan baru, baik dari perguruan tinggi maupun pendidikan profesi, serta penyandang disabilitas, untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengasah kemampuannya melalui kesempatan ini," kata Darmawansyah dalam keterangan resmi, Selasa (3/11).
Calon peserta dapat melihat daftar lowongan dan mengajukan lamaran sesuai persyaratan melalui laman maganghub.kemnaker.go.id.
Pelamar perlu mencermati kualifikasi yang ditetapkan masing-masing mitra penyelenggara sebelum mengirimkan lamaran.
Setelah pendaftaran ditutup, proses rekrutmen oleh mitra penyelenggara dijadwalkan berlangsung pada 5-11 November 2026. Mitra kemudian mengusulkan calon peserta untuk mengikuti tahap seleksi dan penetapan oleh Kemnaker pada 12-13 November 2026.
Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 13 November 2026 melalui portal MagangHub. Peserta yang lolos akan mulai menjalani program pemagangan pada 16 November 2026 dengan durasi enam bulan.
Selama mengikuti program, peserta akan memperoleh uang saku setara upah minimum kabupaten/kota (UMK) di lokasi magang serta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Peserta juga berkesempatan mendapatkan sertifikat pemagangan, sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta pendampingan atau mentorship dari perusahaan.
Pada pelaksanaan angkatan pertama, lebih dari 8.000 mitra yang terdiri dari perusahaan swasta serta kementerian dan lembaga ikut berpartisipasi. Jumlah peserta tercatat mencapai 102 ribu orang, dengan tingkat penyelesaian program sebesar 95 persen.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 29,2 persen peserta dilaporkan langsung memperoleh tawaran kerja setelah menyelesaikan program pemagangan.
(pta/pta)