Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Tiga Lapangan Aljazair

Pertamina | CNN Indonesia
Rabu, 04 Nov 2026 18:33 WIB
Ilustrasi. (Foto: Arsip Pertamina)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) melalui perusahaan afiliasinya di Aljazair, PT Pertamina Algeria EP (PAEP), menyepakati akuisisi hak partisipasi milik perusahaan energi asal Spanyol, Moeve, di tiga lapangan hidrokarbon di Cekungan Berkine, Aljazair.

Kesepakatan tersebut dilakukan melalui transaksi antara PAEP dengan dua anak perusahaan Moeve, yakni Cepsa Algérie, S.L.U. dan Cepsa (Rhourde El Rouni), S.L.U.

Ketiga lapangan yang menjadi objek akuisisi adalah Rhourde el Khrouf (RKF), Bir el Msana (BMS), dan Ourhoud (ORD). Proses penyelesaian transaksi masih berlangsung, termasuk menunggu persetujuan dari otoritas terkait di Aljazair.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengatakan akuisisi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas bisnis hulu minyak dan gas bumi (migas) di pasar internasional.

"Langkah ekspansi ini sejalan dengan komitmen Pertamina untuk terus meningkatkan ketahanan energi nasional serta memperkuat portofolio bisnis hulu migas di kancah global," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11).

Akuisisi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pertamina Hulu Energi (PHE) dalam memperkuat portofolio aset internasional. Perusahaan menargetkan optimalisasi potensi produksi migas melalui pengelolaan operasi yang andal dan berkelanjutan.

PAEP merupakan anak perusahaan PT Pertamina Internasional EP (PIEP), yang berada di bawah Subholding Upstream Pertamina dengan PHE sebagai induk usaha. Perusahaan tersebut telah mengelola operasional dan investasi hulu migas Pertamina di Aljazair sejak 2012.

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, PAEP turut menjalin investasi strategis bersama perusahaan energi nasional Aljazair, Sonatrach. Peran tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina memperkuat bisnis hulu migas internasional sekaligus menciptakan nilai jangka panjang di negara tersebut.

Melalui akuisisi hak partisipasi di tiga lapangan tersebut, Pertamina juga mendorong implementasi strategi Bring the Barrel Home. Strategi ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi produksi dari aset hulu migas internasional guna mendukung peningkatan pasokan minyak dan gas bagi Indonesia.

Di sisi lain, PHE menyatakan akan melanjutkan investasi dalam pengelolaan bisnis dan operasi hulu migas yang berkelanjutan dengan menerapkan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG).

Perusahaan juga menekankan penerapan tata kelola perusahaan yang baik, penguatan budaya kepatuhan, serta pencegahan kecurangan (fraud). Upaya tersebut ditujukan untuk menjaga lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan beretika.

(rir)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK