Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin mengungkapkan rencana revitalisasi Stasiun Gambir dengan anggaran sekitar Rp2 triliun.
Proyek tersebut akan mengintegrasikan kawasan Stasiun Gambir dengan Monumen Nasional (Monas) dan menghubungkannya dengan layanan MRT Jakarta di koridor barat.
Bobby mengatakan rencana revitalisasi Gambir menjadi salah satu dari dua agenda yang dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas (ratas).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Barusan kita dipanggil oleh Presiden (Prabowo) membicarakan dua hal. Yang pertama adalah percepatan program revitalisasi Stasiun Gambir. Di mana nanti di Monas ini akan dibuat satu kawasan yang terintegrasi semua. Jadi Monas-nya, Taman Monas-nya direvitalisasi, begitu juga Stasiun Gambir-nya," ujar Bobby dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (5/11).
Ia menjelaskan revitalisasi Stasiun Gambir akan dilakukan dalam dua tahap dengan estimasi pengerjaan selama dua tahun. Dalam pengembangannya, kawasan tersebut juga akan dihubungkan dengan MRT Jakarta.
"Antara koridor yang ada di timur, yaitu di Stasiun Gambir, kemudian dengan MRT Jakarta di koridor baratnya, itu akan tersambung," ujarnya.
Bobby menyebut anggaran revitalisasi Stasiun Gambir diperkirakan mencapai sekitar Rp2 triliun. Pendanaan proyek akan berasal dari KAI dan sindikasi perbankan, bukan melalui penyertaan modal negara (PMN).
"Kami sampaikan anggaran yang untuk kereta Bali itu sekitar Rp2 triliun lebih, kemudian untuk Stasiun Gambir juga segitu," ujar Bobby.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebelumnya menyebut revitalisasi Stasiun Gambir ditargetkan rampung pada 2028.
Stasiun tersebut direncanakan menjadi stasiun nasional yang menggabungkan layanan kereta jarak jauh dengan Commuter Line atau KRL.
Dudy menjelaskan pengembangan Gambir diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarmoda transportasi.
Stasiun itu juga diproyeksikan menjadi wajah perkeretaapian nasional, bukan menggantikan fungsi Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral.
(del/sfr)