Meski belum berhasil menjadi juara pertama, namun prestasi ini patut diapresiasi. Ini juga adalah pertama kalinya, Indonesia masuk dalam jajaran Top 10 Miss International. “Enggak nyangka sebelumnya kalau bisa masuk ke 10 besar," kata Elfin saat konferensi pers di Graha Mustika Ratu, Jakarta, Jumat (14/11).
Apa kuncinya bisa menembus 10 besar? "Miss International sangat mementingkan kepandaian, kemampuan bicara, penampilan dan kepandaian di forum," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengalaman lucu juga didapatkannya selama karantina. Ia harus rela menahan dinginnya udara di Jepang yang mendekati musim salju. Ia menahan dingin tanpa selembar jaket menempel di tubuhnya. Sementara kawan lainnya menggunakan jaket atau coat untuk menghangatkan diri ketika mereka sedang melakukan aktivitas.
"Padahal begitu sampai kamar, saya langsung mandi air hangat, pakai salep antipegal, pakai coat, kaus kaki, kaus tangan, dan oles minyak kayu putih," katanya sembari tertawa.
(Baca juga: Indonesia Raih Kostum Terbaik Miss Internasional)
Babak paling menakutkan
Bagi Elfin, babak paling menakutkan selama kontes kecantikan ini adalah saat di forum. Di dalam forum, perempuan berusia 19 tahun ini dihadapkan pada lima pilihan pertanyaan.
Elfin dihadapkan dengan pertanyaan mengenai masalah sosial yang tengah dihadapi Indonesia. Khususnya tentang pemukiman kumuh yang masih menjamur di Indonesia. "Saat itu saya menjawab tanpa menggunakan paper. Sedangkan yang lain pakai," ucapnya percaya diri.