Dokter ahli opthalmologi, Tjahjono D. Gondhowiardjo, mengatakan beberapa faktor dari dalam yang bisa menyebabkan kornea rusak adalah infeksi, kelainan degenerasi, bertambahnya umur, kelainan bawaan, jaringan yang menipis dengan sendirinya, autoimun, bahkan bekas operasi katarak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerusakan pada kornea akan menyebabkan penglihatan seseorang menjadi tidak jernih lagi. Bahkan risiko yang paling fatal bisa menyebabkan kebutaan. Jika kornea sudah rusak, tidak akan bisa dipulihkan lagi. Akibatnya, penglihatan pun akan terganggu seumur hidup. Hal ini hanya dapat diatasi dengan melakukan operasi transplantasi kornea.
"Kornea sebetulnya seperti kaca bening tapi sifatnya paling vital. Begitu kaca itu rusak tergores saja tidak bisa diganti kembali. Harus di cangkok," ujar Tjahjono.
(mer/mer)