Apa itu susu mentah? Dilansir dari laman Prevention, susu mentah adalah salah satu makanan super yang mengandung nutrisi dan enzim yang membuat susu lebih mudah dicerna, atau sebaliknya membuat Anda dua kali lipat lebih mungkin terkena diare.
Susu mentah diproduksi dari sapi yang memakan rumput, atau yang dibesarkan secara organik. Susu dianggap mentah karena melompati rantai komersial pasteurisasi. Yakni proses memanaskan susu pada suhu tinggi untuk membunuh patogen akibat kontaminasi atau sapi sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sebagai penyedia layanan kesehatan, saya tidak merekomendasikan hal ini,” kata Kelly Morrow, profesor nutrisi di Bastyr University dan Bastyr Center for Natural Health. Menurutnya, orang-orang seperti bermain rolet ketika mengonsumsi susu mentah.
“Itu seperti minum air langsung dari sungai di pegunungan. Mereka akan merasa baik-baik saja, tetapi sesekali bisa terserang bakteri buruk.”
Bakteri buruk tersebut seperti listeria, E-coli, dan salmonella. “Kebanyakan orang dewasa akan sembuh, tetapi sejumlah kecil dapat mengembangkan sakit kronis yang parah, bahkan mengancam nyawa,” kata Deborah Orlick Levy, konsultan gizi dan kesehatan.
Beberapa dokter menyilakan pasiennya mencoba susu mentah, selama susu tersebut berasal dari tempat dengan reputasi baik. “Bakteri alami non-patogenik yang ditemukan dalam susu mentah sehat bagi usus, dan membantu sistem kekebalan tubuh,” kata Daniel Kalb, dokter keluarga berbasis di Franklin, Tennessee.
Siapa yang harus mencoba susu mentah? Semua ahli setuju pada satu hal, orang-orang tertentu tidak boleh mengonsumsi susu mentah. Sebab mereka lebih mungkin terserang penyakit akibat patogen yang terkandung pada susu mentah. Mereka adalah orang tua, perempuan hamil, anak-anak, dan orang-orang sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pasien kanker.
Susu organik dari sapi yang memakan rumput mengandung lemak lebih sehat dari susu konvensional, dan diproduksi tanpa menggunakan antibiotik dan hormon pertumbuhan sintetis.
(win/mer)