Kapan Waktu dan Cara Terbaik Mencuci Tangan?

Windratie, CNN Indonesia | Jumat, 30/01/2015 09:27 WIB
Cuci tangan untuk mencegah pilek bisa dilakukan menggunakan sabun dan air atau pembersih tangan yang berbahan dasar alkohol yang digunakan tanpa air. Ilustrasi mencuci tangan (peapod labs/Flickr)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anda sudah paham, mencuci tangan adalah cara terbaik menjaga diri dari penyebaran kuman. Sekarang saat belajar tentang kapan dan bagaimana mencuci tangan.

Mencuci tangan adalah sebuah tindakan sederhana, tapi berfaedah besar. Sementara kita mengacuhkan pentingnya cuci tangan untuk mencegah pilek, dia sebetulnya telah ditemukan sekitar 150 tahun yang lalu.

“Cuci tangan merupakan cara terbaik untuk mencegah pilek, penyakit pernapasan, dan infeksi lain yang ditularkan oleh tangan ke mulut, atau saat tangan kontak dengan hidung atau mata,” kata Samuel N, direktur medis di Universitas Illinois di Chicago, seperti dilansir laman Everyday Health.


“Sabun merupakan kendaraan untuk menjebak kuman, seperti virus dan bakteri, yang dilonggarkan dengan tindakan menggosok tangan Anda bersama-sama di bawah air. Kuman itu kemudian dibilas pergi oleh air.”

Kontak dengan orang lain sepanjang hari, menyentuh permukaan yang terkontaminasi, bahkan membelai hewan dapat menyebabkan berbagai kuman menumpuk di tangan. Lalu, dengan menyentuh mata, hidung, dan mulut, Anda bisa menginfeksi diri sendiri.

Itu terjadi saat Anda tidak mencuci tangan cukup sering. Menyentuh orang lain, gagang pintu, atau permukaan lain dapat menyebarkan kuman pada orang lain.

Cuci tangan untuk mencegah pilek bisa dilakukan menggunakan sabun dan air atau pembersih tangan yang berbahan dasar alkohol yang digunakan tanpa air. “Tidak ada suhu air terbaik untuk mencuci tangan,” kata Duka.

“Jika tangan benar-benar kotor dan berminyak, menggunakan air hangat sampai air panas dapat lebih maksimal menjebak kotoran dan lemak dalam sabun. Pembersihan bisa lebih menyeluruh.”

“Jenis sabun juga tidak menjadi masalah, selama dia berbusa dan cukup menyebar melalui tangan untuk menjebak kuman.”

Kapan waktu untuk cuci tangan?

Untuk mencegah flu menyebar ke orang lain, berlatihlah untuk terbiasa mencuci tangan. Cuci tangan paling penting dilakukan saat:

1. Sebelum dan sesudah menyiapkan atau menangani makanan. Terutama saat menangani unggas dan daging mentah.
2. Sebelum makan
3. Setelah mengganti popok
4. Setelah ke kamar mandi
5. Setelah bersin, batuk, atau membuang ingus
6. Sebelum dan setelah memasang lensa kontak
7. Setelah menyentuh kotoran hewan
8. Setelah menangani sampah
9. Sebelum dan sesudah mengobati luka
10. Sebelum dan sesudah menyentuh orang sakit atau terluka.

5 langkah mencuci tangan yang benar

Jika menggunakan sabun dan air untuk mencucui tangan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan lima langkah berikut, seperti dilansir dari laman Everyday Health:

1. Basahi tangan dengan air bersih, yang hangat jika tersedia, dan terapkan sabun
2. Buatlah busa dengan menggosok tangan bersama-sama, pastikan busa menutupi semua permukaan tangan.
3. Lanjutkan menggosok tangan selama 15 sampai 20 detik.
4. Bilas tangan di bawah air untuk memastikan sisa kuman hilang.
5. Gunakan kertas tisu atau pengering udara untuk mengeringkan tangan. Jika memungkinkan gunakan kertas tisu untuk mematikan keran.

(win/mer)
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK