Ada dua jenis konsep pencahayaan yang coba ditampilkan Tokyo Tower setiap harinya. Ada Landmark Light dan Diamond Veil.
Landmark light akan mulai memancarkan sinarnya ketika matahari terbenam sampai pukul 12 malam. Ada 180 lampu yang akan membuat tampilan Tokyo Tower lebih menarik. Warna yang terpancar berwarna oranye yang hangat pada musim dingin dan warna putih yang menyejukkan pada musim panas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cahaya di setiap lapisannya memancar seperti perhiasan berwarna-warni. Cahayanya pun berubah-ubah sesuai musim dan acara yang sedang diperingati.
Sebelum Diamond Veil menyala, Tokyo Tower akan dihiasi dengan Landmark Light terlebih dahulu. Hal ini seolah membuat Tokyo Tower tak pernah kehilangan pesonanya.
Selain dua konsep pencahayaan reguler, Tokyo Tower juga memiliki konsep pencahayaan khusus bernama winter fantasy, christmas light down story, dan city light fantasia.
Seperti namanya, winter fantasy akan menghiasi Tokyo Tower saat musim dingin. Warna lampu yang menghiasi Tokyo Tower begitu beragam. Ada pula lighting show, yaitu cahaya yang bergerak mengikuti lantunan musik.
Selain itu, ada juga konsep christmast light down story. Tokyo Tower akan berwarna oranye saat pukul 00.00 dan jika ada pasangan kekasih atau suami istri yang melihat cahayanya padam, mereka akan bersama dan bahagia selamanya.
Mau sensasi yang berbeda? Anda bisa menyaksikan 3D production mapping dari ketinggian 165 meter di Tokyo Tower. Ketika Anda menghadap ke kaca, Anda akan menyaksikan pertunjukkan 3D production mapping yang dipadukan dengan pemandangan kota Tokyo di malam hari.
(win/utw)