Dibandingkan para penderita osteoarthritis dengan vitamin D memadai, orang-orang yang kekurangan vitamin D melaporkan adanya rasa nyeri pada lutut yang lebih signifikan serta hilangnya fungsi pada lutut.
Penelitian itu terlepas dari berat badan seseorang. Meskipun demikian, peserta penelitian yang mengalami obesitas lebih mungkin menderita kekurangan vitamin D. Kekurangan vitamin D dapat mengacaukan fungsi lutut Anda dengan cara yang berbeda-beda. Hal tersebut diungkapkan oleh Toni Glover, penulis penelitian dari University of Florida, seperti dilansir laman Prevention.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekurangan vitamin D dianggap sebagai masalah yang telah meluas, kata Glover. Kenyataannya, penelitian teranyar dari jurnal Nutrition Research menemukan, sekitar 42 persen orang Amerika memiliki tingkat vitamin D rendah yang berbahaya.
Sebagian besar vitamin D yang Anda dapatkan berasal dari paparan sinar matahari, ucapnya menjelaskan. Jadi semua masalah yang disebabkan oleh rendahnya vitamin D cenderung melonjak di musim dingin. Yaitu ketika banyak orang tidak cukup mendapatkan sinar matahari.
Tes darah sederhana yang dilakukan oleh dokter Anda bisa menentukan apakah tingkat vitamin D Anda rendah, ujar Glover. Jika betul Anda kekurangan, mengonsumsi suplemen vitamin D selama beberapa bulan dapat membantu meningkatkan level vitamin D Anda.
Jumlah vitamin D yang dibutuhkan tubuh tergantung pada komposisi berat tubuh Anda. Tubuh menyimpan vitamin D di dalam sel-sel lemak. Itu berarti, orang-orang dengan jumlah lemak tubuh lebih besar butuh vitamin D lebih banyak. Fungsinya, untuk membatasi rasa sakit dan hilangnya fungsi pada tulang.
(win/mer)