Baik pada anak laki-laki ataupun perempuan, rambut-rambut tersebut dapat tumbuh. Namun, karena sangat lembut rambut-rambut tersebut jadi tak terlalu terlihat. Seiring bertambahnya usia, situasi ini pun akan berubah.
Saat usia perempuan bertambah rambut tersebut tumbuh subur di tempat-tempat yang tak diinginkan. Mereka pun bisa merasa malu karenanya.
Baik laki-laki ataupun perempuan memiliki kedua hormon laki-laki dan perempuan dalam proporsi yang berbeda. Dilansir dari laman Healthmeup, semua perempuan menghasilkan sejumlah kecil hormon laki-laki yang disebut androgen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa perempuan mengalami pertumbuhan rambut pada bagian tubuh yang tak diinginkan, seperti di dagu. Faktor keturunan adalah penyebabnya. Banyak faktor yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh perempuan. Misalnya, kehamilan, pil KB, menstruasi yang tidak teratur, menopause dan sindrom ovarium polikistik.
Perempuan yang menemukan rambut-rambut tak diinginkan dapat mencabutnya dengan menggunakan pinset, gunting, atau alat lainnya. Jika mencabutnya terlalu menyakitkan, bisa juga dihilangkan dengan krim, hair removal elektrolisis, laser, serta obat tertentu yang dapat menghilangkan rambut.
(win/mer)