Victoria Beckham membuka butik seluas 6.040 kaki persegi di Dover Street Mayfair, London, September tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mungkin, itu alasan kenapa Victoria kembali ke hal mendasar pada koleksi terbarunya kini. Pandangannya tentang gaun kian mantap sejak meluncurkan label fesyennya 2008 silam.
Ada pula gaun-gaun seksi yang memamerkan sensualitas, yang belakangan ini berusaha dihindari oleh Victoria. “Saya menginginkan sebuah terjemahan baru untuk gaun. Saya menginginkan gaun seksi. Saya menggunakan kata-kata tersebut sangat banyak hari ini,” katanya seraya tertawa.
“Saya merasa semakin tenggelam ke dalam fesyen, semakin saya mengenakan mantel, dan topi, dan celana, dan sepatu bot, dan ini, dan itu,” tuturnya menjelaskan. “Dan sesungguhnya, mengerjakan koleksi ini membuat saya berpikir, saya ingin jadi sedikit lebih seksi.”
Kata kunci lainnya musim ini, menurut Victoria adalah 'bounce' atau 'melambung'. Atasan dengan potongan terpilin nuansa krem dan khaki dari bahan-bahan sponge, mantel wol dengan keliman terpilin, dan rok selimut dengan helaian bersiku.
Masing-masing rancangan menujukkan lompatan yang segar. Kemudahan gerak yang diharapkan di musim gugur.
Sepatu bot pergelangan kaki bertumit tebal yang kini dirancang pula di rumah butik Victoria kian menambah angkuh langkah para model.
Di belakang panggung setelah pergelaran usai, Victoria yang mengenakan rok hitam dari koleksi rajut hitam yang nyaman, berbicara panjang lebar tentang koleksinya yang semakin matang.
Harper, putrinya yang masih berusia tiga tahun, bersikeras mengutak-atik kamera sang ayah selama pertunjukan di panggung catwalk. Jadi hiburan untuk Anna Wintour, tetangga yang duduk di sebelahnya.
(win/mer)