Yang jadi masalah, dalam foto ini, Anin terlihat menggunakan baju berlambang palu dan arit. Seperti diketahui, palu dan arit adalah lambang dari negara komunis. Foto ini pun mendapat banyak kecaman dari netizen. "Tidak pantas menjadi sosok Puteri Indonesia!" ungkap salah satu pengguna media sosial tersebut mengomentari fotonya.
Banyaknya kecaman terhadap foto ini membuat Anin akhirnya angkat bicara. Ia mengatakan ia tak bermaksud negatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"AIESEC memiliki beberapa tradisi, salah satunya adalah tukar menukar kaos apabila mengunjungi suatu negara."
Ia menambahkan, kala itu, ia memberikan baju batik bergambar Garuda Indonesia kepada teman-temannya dari negara lain. "Teman-teman pun menghargainya dengan cara memakainya," tambah perempuan yang pernah menjabat sebagai presiden AIESEC di Universitas Diponegoro, Semarang.
(chs/utw)