Saat ini, sudah ada penerbangan langsung dari Jakarta menuju Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufrie di Palu. Setibanya di Palu, wisatawan dapat menggunakan mobil menuju Parigi Moutong. Sepanjang perjalanan darat itu, jalur yang berbukit dan berkelok-kelok akan dilalui.
Selain wisata bahari yang menakjubkan, para wisatawan juga dapat berjalan-jalan ke sejumlah objek wisata darat yang menarik. Di antaranya panjat tebing Likunggavali dengan ketinggian mencapai 100 meter, wisata satwa liar di Pulau Kelelawar atau mengunjungi Tugu Nol Khatulistiwa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uniknya, meski jauh dari Pulau Dewata, di Parigi Moutong, wisatawan juga dapat menikmati suasana Bali di Kampung Bali. Di kampung tersebut, semua warga berbicara dalam bahasa Bali.
"Parigi ini minatur Indonesia. Di sini ada komunitas Bali, Bugis, Manado, Padang, Batak, Jawa, namun kita hidup dengan damai," kata Samsurizal sembari mengundang masyarakat Indonesia untuk datang menikmati eksotisme daerah yang dipimpinnya.
(Baca juga: Parigi Moutong, Nirwana Bawah Laut yang Menyaingi Raja Ampat)
(win/utw)