Data yang dianalisis oleh badan PBB menunjukkan, hampir setengah dari populasi negara-negara maju, antara usia 12 dan 35 tahun, terpapar tingkat tidak aman kebisingan perangkat audio pribadi. Sementara, 40 persen kerusakan pendengaran terjadi di tempat-tempat hiburan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertunjukan konser dengan suara amat keras pada 120 desibel aman hanya selama 28 detik. Sementara sirene atau vuvuzela, terompet dari Afrika Selatan yang terkenal selama Piala Dunia FIFA 2010, mengancam pendengaran setelah sembilan detik.
“Sekali Anda kehilangan pendengaran, dia tidak akan datang kembali,” kata Krug memperingatkan.
Individu, tempat-tempat pertunjukan, dan pemerintah, semua pihak didesak untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegah gangguan pendengaran. WHO mendesak pemerintah agar mengatur kampanye informasi terhadap publik. Serta, mengembangkan dan mendesak peraturan tegas terhadap kebisingan hiburan.
Para manajer di tempat-tempat hiburan seperti bar, klub, dan tempat konser disarankan untuk menggunakan pembatas suara, penyumbat telinga, dan ruangan menenangkan diri terpisah untuk pelanggan.
Seseorang dapat mencegah gangguan pendengaran dengan mengecilkan volume pada perangkat audio mereka. Atau dengan menggunakan earphone yang sesuai dan jika mungkin dengan perangkat pembatal kebisingan.
WHO memperkirakan, ada 360 juta orang di dunia menderita gangguan pendengaran. Kebisingan yang berlebihan jadi salah satu penyebab utama hilangnya pendengaran, setelah cedera dan penyakit menular. Laporan tersebut muncul pada malam International Ear Care Day yang diperingati setiap tahun pada 3 Maret.
WHO merekomendasikan waktu aman untuk mendengarkan, yaitu:
85 desibel (tingkat kebisingan di dalam mobil) - delapan jam
90 desibel (mesin pemotong rumput) - dua jam tiga puluh menit
95 desibel (sepeda motor rata-rata) - 47 menit
100 desibel (klakson mobil atau kereta bawah tanah) - 15 menit
105 desibel (pemutar musik pada volume maksimum) - empat menit
115 desibel (konser rock dengan volume keras) - 28 detik
120 desibel (vuvuzela atau sirene) - sembilan detik
(win/win)