Foto Instagram Editor Vogue Dihapus setelah Menuai Kritik
Utami Widowati | CNN Indonesia
Senin, 09 Mar 2015 07:45 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Editor style Vogue yang juga salah seorang bangsawan asal Jerman Elisabeth von Thurn und Taxis beberapa waktu lalu menghapus salah satu foto di akun Instagramnya setelah foto tersebut banyak menuai kritik.
Seperti diberitakan CNN, foto yang menghebohkan itu menggambarkan seorang gelandangan yang sedang membaca sebuah majalah Vogue. Elisabeth yang mengunggah foto itu di akun pribadinya segera menghapusnya setelah banyak pihak mengkritiknya dan menyebutnya “kehilangan sentuhannya” sebagai seorang editor di majalah fesyen.
Elisabeth telah bekerja di majalah itu sejak tahun 2012. Dia mengunggah foto itu Sabtu (7/4) lalu dari Paris, Perancis, saat dia sedang meliput pekan mode.
“Paris penuh dengan kejutan … dan pembaca @voguemagazine di sudut jalan bahkan lebih tak terduga lagi!” demikian Elisabeth mengiringi unggahan fotonya.
Fashionista, laman berita gaya yang pertama kali memberitakan foto ini, menyebut foto ini menunjukkan betapa kehilangan sentuhannya Elisabeth.
“… beberapa hal yang dia tulis baik di Vogue atau di media sosial seringkali berada di dua titik antara menghibur/mengaspirasi dan mengganggu. Sabtu lalu dia melampaui garis itu,” tulis artikel di Fashionista.
Beberapa komentar akan foto yang diunggah Elisabeth itu diantaranya menyebut: “memalukan”, “ kejam” dan “berselera rendah”.
Elisabeth sendiri sempat membela diri dan mengatakan,”Kenapa kejam? Orang yang saya foto menurut saya sama punya harga dirinya dengan orang lain!”
Elisabeth tak sendiri karena kemudian banyak juga orang yang memberikan komentar pembelaan padanya hingga foto itu akhirnya dihapus dari akun Elisabeth. Vogue belum memberikan respons terhadap permintaan CNN untuk berkomentar atas kejadian ini.
(utw/utw) Add
as a preferred
source on Google
Seperti diberitakan CNN, foto yang menghebohkan itu menggambarkan seorang gelandangan yang sedang membaca sebuah majalah Vogue. Elisabeth yang mengunggah foto itu di akun pribadinya segera menghapusnya setelah banyak pihak mengkritiknya dan menyebutnya “kehilangan sentuhannya” sebagai seorang editor di majalah fesyen.
Elisabeth telah bekerja di majalah itu sejak tahun 2012. Dia mengunggah foto itu Sabtu (7/4) lalu dari Paris, Perancis, saat dia sedang meliput pekan mode.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fashionista, laman berita gaya yang pertama kali memberitakan foto ini, menyebut foto ini menunjukkan betapa kehilangan sentuhannya Elisabeth.
“… beberapa hal yang dia tulis baik di Vogue atau di media sosial seringkali berada di dua titik antara menghibur/mengaspirasi dan mengganggu. Sabtu lalu dia melampaui garis itu,” tulis artikel di Fashionista.
Beberapa komentar akan foto yang diunggah Elisabeth itu diantaranya menyebut: “memalukan”, “ kejam” dan “berselera rendah”.
Elisabeth sendiri sempat membela diri dan mengatakan,”Kenapa kejam? Orang yang saya foto menurut saya sama punya harga dirinya dengan orang lain!”
Elisabeth tak sendiri karena kemudian banyak juga orang yang memberikan komentar pembelaan padanya hingga foto itu akhirnya dihapus dari akun Elisabeth. Vogue belum memberikan respons terhadap permintaan CNN untuk berkomentar atas kejadian ini.
(utw/utw) Add
as a preferred source on Google