Produk yang disebut Palcohol ini telah menerima lampu hijau dari Badan Pajak Alkohol dan Tembakau dan Biro Perdagangan dengan cepat tahun lalu. Namun, mereka kemudian menarik kembali persetujuan itu. Alasannya, persetujuan atas label diberikan dalam kesalahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa kekhawatiran adalah, adanya penyalahgunaan bubuk alkohol oleh anak di bawah umur, dan potensi mendengus bubuk tersebut. Selain itu, apakah jenis palcohol yang ringan dapat membuat produk ini mudah diselinapkan dalam acara-acara publik.
Pernyataan di situs Palcohol mengatakan, perusahaan berharap produk dapat dijual pada musim panas ini. Penemu Palcohol Mark Philips mengumumkan persetujuan produknya seperti dilansir dari laman Ny Daily. Dia pun mengatakan bahwa harga produk itu belum ditentukan.
“Kami tidak ingin berkomentar tentang produksi dan distribusi untuk saat ini,” katanya. Keempat produk yang telah disetujui adalah versi bubuk minuman alkohol kosmopolitan, margarita, vodka, dan rum.
Philips menambahkan, dia berharap produk palcohol lain, lemon drop, dapat disetujui dalam waktu dekat. Terciptanya ide membuat palcohol diawali karena dia ingin menikmati minuman beralkohol setelah hiking atau kegiatan lain tanpa harus membawa botol yang berat.
Hogue mengatakan, Badan Pajak Alkohol dan Tembakau dan Biro Perdagangan memastikan kepada Badan Makanan dan Minuman (Food and Drug Administration) untuk memastikan produk tersebut tidak tercemar.
(win/mer)