Perempuan yang sedang mengandung memang rentan mengalami kedua masalah mulut tersebut. Menurut dokter gigi sekaligus GSK Oral Care Health Expert Marketing, Jehezkiel Maratua, peradangan gusi atau gusi berdarah terjadi akibat adanya gangguan hormonal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mulutnya sakit, ibu hamil enggak makan. Ibunya sakit, janinnya juga sakit," kata Eki. "Mulutnya sakit, malas bersihin gigi, bakteri di mulut bisa masuk dalam tubuh. Ini bisa menyebabkan infeksi di mana-mana," ujarnya menambahkan.
Eki menjelaskan, segala macam hal yang tertelan nantinya akan terbawa ke dalam darah dan diedarkan ke seluruh tubuh. Saat itulah bakteri yang berasal dari mulut bisa menginfeksi bagian tubuh lainnya.
Untuk itulah ia menganjurkan para ibu hamil agar segera pergi ke dokter kandungan atau dokter gigi, jika terjadi permasalahan peradangan gusi maupun gusi berdarah.
"Ada perawatan tertentu. Tidak boleh rontgen. Itu sebaiknya dihindari," katanya. "Kecuali ada peradangan denyut sampai bengkak. Obat-obatan juga tidak boleh sembarangan," ujarnya menjelaskan.
(mer/mer)