Saat manusia menua, tubuhnya akan semakin sulit memperbaiki jaringan yang tubuh yang rusak. Namun, saling berbagi darah antara ibu dan bayinya di dalam rahim membantu ibu melakukan hal itu dengan lebih efektif, berdasarkan penelitian tersebut, seperti dilansir dari laman Independent.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kehamilan secara dramatis mengubah temuan tersebut. Tikus lebih tua yang mengandung menumbuhkan kembali jaringan tubuhnya sebanyak 96 persen dari jaringan hati dalam dua hari. Hasil ini dua tingkat lebih besar dari sebelumnya.
Para ilmuwan dalam jurnal tersebut mengatakan, “Saat usia kita bertambah, sulit bagi jaringan tubuh untuk meregenerasi sendiri. Karena kehamilan adalah model biologis unik dari sistem berbagi darah, kami berspekulasi, kehamilan memiliki efek peremajaan pada tubuh.”
Penelitian sebelumnya oleh tim ilmuwan yang sama menemukan, kehamilan dapat memperbaiki jaringan otot, efeknya berlangsung sekitar dua bulan setelah bayi lahir.
(win/mer)