Melihat ada jerawat tumbuh di atas bibir, dagu, atau hidung, memang membuat mata dan tangan ‘gatal’ ingin memencetnya. Apalagi bila jerawat terlihat mengandung ‘isi’ yang dirasa tidak akan hilang sebelum dipencet. Tapi saran dari dermatologist, sebaiknya tahan keinginan Anda itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari laman Huffingtonpost, terdapat pembuluh darah di daerah ‘segitiga kematian’, yaitu di sekitar hidung, mulut, dan mata, yang mengalir ke bagian belakang kepala, di dasar otak. Daerah tersebut juga terbuka untuk sinus.
Jika tidak segera diobati, infeksi di wajah dan di rongga sinus bisa menjadi sangat serius, menyebabkan kelumpuhan, kehilangan penglihatan, atau bahkan kematian.
Selain memencet jerawat, hal berbahaya lain yang sebaiknya tidak dilakukan adalah mengupil dan mencabut bulu hidung. Hidung penuh dengan bakteri berbahaya yang terjebak bersama rambut kecil yang disebut silia.
Bulu-bulu halus itu berada di sana untuk mencegah bakteri masuk ke dalam tubuh. Karena itu, hidung penuh dengan bulu sebenarnya adalah cara terbaik untuk pertahanan terhadap infeksi udara.
Mengupil dan mencabut bulu hidung bisa saja menyebabkan infeksi di rongga sinus dan membuat bakteri di dalam hidung (atau yang berasal dari tangan Anda) masuk ke dalam otak. Karena itu, sebaiknya bersihkan kotoran hidung saat mandi dan mencuci wajah. Untuk bulu hidung yang panjang, pangkaslah dengan menggunakan pemangkas rambut elektronik yang lembut, bukan dengan cara dicabut.
(mer/mer)