Yakni, asuransi perjalanan atau wisata. Asuransi jenis itu memang belum populer di Indonesia. Tapi pelancong dari negara lain sering berpendapat, jika Anda belum mampu membayar asuransi, jangan lakukan perjalanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu pula jika koper Anda hilang di bagasi pesawat. Asuransi bisa mengganti kerugiannya. Bahkan jika jam keberangkatan pesawat mendadak ditunda tanpa sebab, asuransi akan menangani.
Seperti dilansir Lonely Planet, biayanya memang tidak murah. Bisa ratusan atau ribuan dolar, yang artinya sampai puluhan juta rupiah. Namun tidak semua harus diikuti. Ada beberapa poin yang bisa direduksi. Dan tidak semua asuransi yang berbiaya mahal itu bagus.
Yang jelas, soal kesehatan harus jadi yang utama. Itu pun harus disesuaikan. Jika hanya liburan biasa, kesehatan umum saja sudah cukup. Tapi jika Anda pencinta olahraga ekstrem seperti ski atau bungee jumping, pastikan itu diasuransikan.
Jika Anda tak bisa menyetir, tak perlu mengambil poin asuransi untuk kerusakan mobil sewaan. Anda juga tak perlu mengansurasikan koper jika isinya hanya busana-busana murah atau kaus kaki kotor. Semakin minimalis liburan Anda, semakin sedikit preminya.
Yang paling penting juga untuk diketahui, apakah tujuan wisata Anda termasuk cakupan perusahaan asuransi. Percuma melindungi diri jika lokasi Anda tak bisa dilindungi. Apabila seluruh poin asuransi sudah siap, Anda bisa melangkah dengan aman. Anda pun bisa lepas tertawa sepanjang liburan.
(rsa/mer)