Jika dipikir-pikir, manakah yang disebut pertama kali sebagai oranye? Apakah si buah jeruk atau warna? Ini sama halnya dengan ungkapan yang memusingkan selama ini, mana lebih dulu antara telur dan ayam?
Dikutip dari The Daily Meal, Anda nampaknya tak perlu pusing memikirkan penyebutan ini. 'Kasus' ini lebih mudah dipecahkan dibanding telur dan ayam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalimat ini pun mulai dikenal oleh masyarakat Inggris abad pertengahan akhir - abad 14 - sebagai orange.
Dalam perkembangannya, oranye kemudian digunakan untuk menyebut warna yang mirip dengan warna buah jeruk. Menurut Oxford English Dictionary, penyebutan oranye sebagai nama warna dimulai pada tahun 1512. Oranye dituliskan sebagai warna dalam sebuah surat wasiat, kurang dari 200 tahun setelah oranye dikonfirmasi sebagai nama buah.
Sebelum oranye dikenal sebagai nama warna, orang biasanya menyebut warna tersebut sebagai saffron. Saffron adalah warna kuning kemerahan seperti kunyit. Orang-orang pada masa itu hanya akan menyebut wanr kuning-merah untuk warna oranye kemerahan atau kuning-saffron untuk warna oranye yang kuat warna kuningnya. (chs/mer)