Secara anatomi, Barbie tidak mungkin berjalan dengan kedua kakinya. Seandainya dia hidup, Barbie akan berjalan merangkak dengan tangan dan kakinya, dia juga tidak mampu untuk mengangkat benda apa pun, berdasarkan laporan dari sebuah situs sosial di Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu edisi pertama boneka, Slumber Party Barbie, memiliki buku bertuliskan, “bagaimana cara menurunkan berat badan, dengan hanya 'tidak makan!”, dan skala permanen yang terjebak pada kisaran 48,9 kilogram.
Sementara, rata-rata perempuan Amerika, negara di mana Barbie diciptakan, adalah 162 sentimeter dengan berat 75 kilogram.
Kepala Barbie, seperti yang ditunjukkan grafik Rehabs.com, akan dua inci lebih besar dari rata-rata perempuan Amerika dan enam inci lebih besar dari pinggangnya sendiri. Dengan pinggang selebar 16 inci, Barbie hanya memiliki ruang untuk setengah organ hati dan beberapa inci ususnya, grafik tersebut menggambarkan.
Barbie berkepala dan berdada besar tingginya 91 sentimeter dengan pergelangan kaki kecil. Itu artinya, dia harus merangkak saat berjalan. Lengannya yang seukuran 8, 8 sentimeter juga praktis akan tidak berguna. Lehernya jenjangnya yang kurus tidak akan mampu menahan kepalanya juga.
Barbie sangat kurus. Sehingga, sangat sulit untuk menemukan satu perempuan dengan dimensi tubuh luar biasa tersebut di antara sekelompok acak perempuan dalam ribuan, bahkan miliaran. “Itu jika Anda mempertimbangkan pinggang, leher, atau ukuran pergelangan tangan,” kata situs tersebut.
Grafik menakjubkan ini hendak menunjukkan, betapa konyolnya ukuran barbie sebagai panutan, serta bencana yang mungkin didapat dari mengidealkan tubuh tersebut. “Anorexia nervosa adalah kondisi tunggal paling berbahaya bagi kesehatan mental,” kata situs tersebut.
Dampaknya melanda tubuh dan pikiran. “Komplikasi jantung, kegagalan organ, dan bunuh diri.”
(win/mer)