"Kalau enggak ada Rossa, saya enggak akan punya butik. Dia adalah yang mendorong dan yang mendanai saya untuk buka usaha butik pada 2004 dulu," ujar Ivan dalam jumpa pers di Gedung Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Jakarta, Senin (18/5).
Ivan lantas menjabarkan bahwa baju-baju rancangannya sudah ikut menyemarakkan penampilan-penampilan Rossa sejak album Nada-Nada Cinta diluncurkan pada 1996.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kali ini, Ivan juga turut menyumbangkan salah satu rancangannya untuk dipakai dalam konser Rossa bertajuk Keajaiban Cinta yang akan dihelat di Istana Budaya, Malaysia, pada 22 dan 23 Mei mendatang.
"Baju saya akan dipakai waktu Rossa nyanyi nge-beat. Pakai jumpsuit, ada bling-bling-nya. Rossa memang enggak bisa hidup tanpa bling-bling. Saya hanya buat dalam empat hari, tapi detail harus diperhatikan. Harus nyaman," kata Ivan.
Dalam konser kali ini, Rossa akan mengenakan empat gaun. Selain Ivan, Rossa juga menggandeng perancang busana ternama, yaitu Anne Avantie dan Priyo Oktaviano.
"Untuk sentuhan Indonesia ada dari Anne Avantie. Sentuhan Sumatera dan Bali dari Priyo. Jadi selain lihat penampilan Rossa, penonton juga bisa lihat bahwa desainer Indonesia itu oke-oke juga," tutur Ivan.
Menurut Ivan, ini merupakan ajang pamer bagi desainer Indonesia di khalayak internasional. Tak sembarang orang dapat menggelar konser di Istana Budaya.
"Dengan tempat yang istimewa dan tiket yang hampir sold out, ini kesempatan emas bagi desainer Indonesia," kata Ivan.
Dari 1.400 tiket yang disediakan untuk setiap malam, sekitar 80 persen di antaranya sudah habis terjual. Rossa sendiri mengaku akan menampilkan performa prima dengan 26 lagu. Berbagai tembang sudah dipersiapkan, termasuk lagu daerah Sunda. "Semua harus sempurna karena ini adalah salah satu konser impian saya," tutur Rossa.
(utw/utw)