Padu padan kebaya dan kain tenun Nusantara menjadi payung besar koleksi kebaya Marga kali ini. Tak meninggalkan ciri khasnya, kemewahan tetap terpancar dalam setiap kebaya.
Salah satu kebaya rancangan Marga Alam. (CNN Indonesia/ Hanna Azarya Samosir) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perpaduan warna yang apik juga terlihat pada kebaya kedua. Kebaya dengan leher dihiasi bordir emas tersebut berpadu sempurna dengan songket keemasan.
Dalam koleksi kedua, Marga menyuguhkan kebaya yang lebih modern. Salah satu kebaya berwarna abu-abu ditaburi payet perak. Bagian pundak hingga ke bawah membelah dada dibiarkan tak berbordir dan payet. Wilayah kosong ini membuat kebaya terkesan sangat modern.
Warna songket yang dipilih pun senada dengan kebaya. Songket biru dengan ornamen pink tersebut mengkilat sehingga selaras dengan kebaya.
"Tema koleksi kali ini memang padu padan kain Nusantara seperti tenun, batik, dan songket. Intinya, keunikan Indonesia saya angkat dalam karya," ujar Marga.
(utw/utw)
Salah satu kebaya rancangan Marga Alam. (CNN Indonesia/ Hanna Azarya Samosir)