Tak pelak, banyak wisatawan Indonesia yang tertarik mengunjungi Korea Selatan untuk berwisata dan berlibur. Namun yang kerap jadi masalah, negeri ini sedikit kurang sesuai bagi wisatawan muslim, khususnya dari Indonesia.
Memang, penduduk Korea Selatan memang tidak didominasi kaum muslim. Akibatnya, beberapa fasilitas khusus untuk wisatawan muslim sangatlah kurang. Melihat besarnya potensi wisatawan muslim Indonesia yang datang ke Korea Selatan, negara ini pun mulai berbenah untuk jadi negara yang ramah muslim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada CNN Indonesia secara khusus, KTO Jakarta juga menyebutkan, fokus tambahan bagi wisatawan muslim ke Korea juga disebabkan karena jumlah wisawatan muslim yang bertandang ke Negeri Kimchi ini juga cukup tinggi, tak cuma dari Indonesia. Pemerintah Korea Selatan mulai tertarik pada kenyamanan muslim karena ada banyak wisatawan dari Malaysia dan juga Timur Tengah.
Bulan Januari-November 2013, wisatawan muslim dari Timur Tengah mencapai 18,505. Jumlah ini mengalami peningkatan sebanyak 33 persen di tahun 2014.
Salah satu bentuk keramahan pada wisatawan muslim terdapat di Provinsi Gangwon, Korea Tengah. Provinsi Gangwon menyediakan berbagai restoran yang halal dan ramah muslim serta berbagai fasilitas ibadah yang memadai. Fasilitas ini diberikan sebagai pelengkap wisatawan muslim berwisata mengunjungi Pulau Nami, Pulau Jeju dan juga museum DMZ di Goseong.