Meski sudah punya jadwal pasti yang diberikan pihak maskapai, namun seringkali banyak hal menyebabkan jam berangkat atau datang jadi tak lagi pasti. Banyak orang kini menganggap maskapai seperti si pemberi harapan palsu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah jika Anda berpikir kalau hari-hari kerja (weekday) adalah hari sempurna untuk bepergian dan bebas delay hanya karena tak banyak orang pergi dengan pesawat. Nyatanya di hari Senin, risiko delay bisa mencapai 25, 69 persen, Selasa 26,60 persen, Rabu 23,59 persen, Kamis 21,69 persen, dan Minggu 24,13 persen.
Dari waktu seminggu, hari keberangkatan yang punya kemungkinan besar untuk delay adalah penerbangan di hari Jumat. Mau bagaimana, di waktu menjelang akhir pekan ini semakin banyak orang yang tak sabar untuk bepergian dan menikmati waktu liburannya.
Survei ini juga mengungkapkan bahwa penerbangan di hari Jumat jauh lebih banyak dibanding hari biasa. Dengan jumlah penerbangan yang banyak, lalu lintas udara pun juga semakin padat. Dan juga berarti butuh lebih banyak waktu untuk 'menjemput' semua orang di berbagai bandara.
Selain hari, jam keberangkatan Anda yang tertera pada tiket pun sangat berpengaruh. Memilih jam terbang paling pagi adalah kesempatan emas untuk menghindari delay. Siklus kemungkinan delay ini dipetakan akan mulai tinggi pada siang hari, turun sebentar di sore dan puncaknya terjadi pukul 18.00.
(chs/mer)