Diambil dari bahasa Spanyol yang berarti cerita, Malik mengajak khalayak mengenal tenun Garut. Dikenal dengan produksi sutranya, tenun Garut yang dipamerkan oleh Malik pun didominasi dengan bahan sutra.
Dengan perpaduan warna-warna pastel, koleksi Malik kali ini terlihat sangat berjiwa muda. Desain baju pun dibuat sedinamis mungkin sehingga sangat cocok dipakai anak muda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya menjadi atasan, beberapa koleksi juga menyuguhkan kain tenun Garut sebagai rok.
Salah satu yang menarik perhatian adalah atasan longgar berwarna lunar cream dengan detail bebatuan di bagian dada. Baju asimetris dengan potongan depan lebih pendek ini membiarkan bagian belakang menjuntai bertumpuk. Padu padan warna tenun yang dipilih juga sangat senada dengan atasan.
Salah satu rok tanpa lengan kembali menarik perhatian. Di bagian pinggul hingga batas rok di atas lutut diapit dengan tenun yang membentuk seperti kepompong. Di dalamnya terdapat detail batu dan bunga bertumpuk.
Rancangan Malik Moestaram. (CNNIndonesia/Hanna Azarya Samosir) |
Malik sendiri mengakui bahwa koleksinya kali ini memang terinspirasi dari dongeng era Edwardian dan Victorian. Malik berhasil membawa tenun Garut berkelana ke era Kerajaan Inggris lampau.
Rancangan Malik Moestaram. (CNNIndonesia/Hanna Azarya Samosir) |
Rancangan Malik Moestaram. (CNNIndonesia/Hanna Azarya Samosir)
Rancangan Malik Moestaram. (CNNIndonesia/Hanna Azarya Samosir)