Untuk mencegah potensi buruk tersebut, salah satu solusinya adalah dengan beralih ke minyak yang lebih sehat. Seperti minyak kanola yang kadar lemak jenuhnya jauh lebih rendah dibandingkan minyak kelapa sawit. Untuk membuktikannya, coba masukkan minyak kelapa sawit dan minyak kanola ke dalam lemari es.
Setelah didiamkan selama dua hari dalam suhu 0°, minyak kelapa sawit akan membeku sepenuhnya. Sementara minyak kanola tetap bening seperti kondisi semula. Hal ini menunjukkan seberapa tinggi kandungan lemak jenuh yang ada di minyak kelapa sawit. Bayangkan dampaknya terhadap tubuh Anda jika setiap hari mengonsumsi lemak jenuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama, kandungan lemak jenuh yang jauh lebih rendah mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Kedua, Minyak Kanola Tropicana Slim mengandung Omega 3. Ketiga, kandungan antioksidan (vitamin E) di dalamnya juga sangat baik untuk kesehatan jantung.
Minyak Kanola Tropicana Slim dapat digunakan untuk salad dressing, menumis, memanggang maupun menggoreng. Memulai gaya hidup sehat tidak sulit. Kurangi metode memasak deep frying dan beralih lah dari minyak kelapa sawit ke Minyak Kanola Tropicana Slim. (odh/odh)