"Tujuh sumber air ini mengandung arti pitulungan. Maknanya untuk meminta pertolongan pada Tuhan Yang Maha Kuasa," kata penata acara saat memandu prosesi siraman di rumah Selvi, Solo, Rabu (10/6), mengutip detikcom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka tujuh bukan hanya digunakan dalam tujuh sumber mata air saja. Namun angka tujuh juga diterapkan dalam tujuh orang perempuan yang memandikan. Tujuh orang sesepuh yang ikut menyiram Selvi saat siraman adalah Ny. Suprobo Hadikusumo, Ny. Hj Kadarusman, Ny. Purboyono, Ny. Heru Haryanto, Ny. Yani Sulistyo, Ny. Slamet Darsono dan ibunda Selvi, Ny. Sri Partini. Masing-masing dari mereka menyiram calon menantu Joko Widodo ini sebanyak tiga kali.
Di akhir prosesi siraman, kendi tanah liat juga dipecahkan. Hal ini melambangkan pecahnya pamor calon pengantin.
Prosesi dilanjutkan sang ayah dan ibu yang membopong Selvi. Hal ini melambangkan rasa sayang terhadap anaknya. Ini juga sekaligus melambangkan kerelaan mereka melepas Selvi yang akan dinikahi Gibran.
"Anak perempuanku Selvi sudah lepas dari pengasuhan untuk diserahkan pada Gibran," kata Didit, ayah Selvi usai siraman.
(chs/mer)