Penderita penyakit tertentu dikategorikan berisiko tinggi bila harus menjalani puasa seharian penuh. Karena itu, dokter biasanya tidak menganjurkan mereka untuk berpuasa.
"Puasa diperkirakan akan memperburuk kondisi sakitnya atau akan memperlama penyembuhan penyakitnya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Pasien dengan gagal ginjal kronis yang sedang menjalani cuci darah atau peritoneal dialisis.
3. Pasien dengan gangguan liver kronis lanjut.
4. Pasien diabetes yang gula darahnya terkontrol buruk, memiliki komplikasi berat, menjalani multiple injeksi insulin dosis besar, dan orang-orang yang berisiko mengalami komplikasi serius bila berpuasa.
6. Seseorang dengan migrain atau vertigo di mana kondisi sakitnya akan bertambah buruk jika pasien tersebut tidak makan atau minum obat.
7. Pasien dengan gangguan pernapasan akut seperti asma akut, penyakit paru obstruksi kronis yang berat.
8. Penderita kanker yang belum diobati atau sedang mengalami kekambuhan.
9. Pasien dalam perawatan rumah sakit dan dalam keadaan diinfus baik infus cairan maupun makanan atau pasien yang sedang mendapat transfusi darah.
10. Pasien pasca operasi.
11. Pasien sakit mag yang sedang dalam keadaan akut, misal muntah-muntah hebat dan nyeri hebat sampai keluar keringat dingin.
12. Orang tua usia lanjut dengan menderita pikun (Alzhaimer).
“Pasien yang berisiko tinggi sebaiknya melakukan check up sebelum menjalani puasa. Jika ada masalah, maka bisa diperbaiki atau penyesuaian pengobatan,” kata dr Ari.
(mer/mer)