Penyakit langka yang dikenal dengan Highlander Syndrome membuat tubuh Shin tak bisa tumbuh layaknya manusia normal, seperti dilansir dari laman Koreaboo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, dengan suara lembut, tubuh pendek dan pipi tembamnya, Shin tetap menikmati hidup layaknya seorang lelaki dewasa. Ia mengunjungi klub malam pada akhir pekan, minum alkohol, dan hanyut dalam hentakan musik di lantai dansa.
Tubuh Shin sebenarnya berkembang normal saat masa anak-anak. Namun, pertumbuhannya tiba-tiba berhenti di masa remaja. Ia bahkan mengaku belum mencapai masa pubertas saat tubuhnya setop tumbuh.
Meski terlihat mungil layaknya anak-anak, namun dokter mengatakan bahwa Shin memiliki kesehatan yang baik.
(mer)