Secara keseluruhan, anak-anak yang lahir dari ibu dengan diabetes tipe satu mencapai nilai yang sama di sekolah dasar, dibandingkan dengan anak-anak lain, kata temuan tersebut. Namun, bagi anak-anak dari ibu dengan diabetes, prestasi akademik menjadi 'cukup berbeda'. Tergantung kepada seberapa baik ibu mengendalikan gula darah mereka selama masa kehamilan.
Para penulis penelitian mengingatkan dalam jurnal Diabetes Care, tidak jelas apakah paparan kadar gula darah tinggi selama kehamilan memengaruhi otak anak-anak secara langsung, atau apakah faktor keluarga, yang memengaruhi kemampuan ibu untuk mengontrol gula darah mereka, juga memengaruhi perkembangan kognitif anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tapi, ketika kita melihat hubungan antara ibu yang lebih tinggi (gula darahnya) pada kehamilan, dengan keturunan yang prestasi akademiknya buruk, kita tidak bisa mengatakan bahwa ada sebab dan akibat,” kata Brown.
Para penulis penelitian, yang dipimpin oleh Sine Knorr di Rumah Sakit Universitas Aarhus, melihat catatan medis untuk melacak kadar gula darah pra-kehamilan dan selama kehamilan perempuan-perempuan pengidap diabetes tipe satu. Mereka juga memakai catatan sekolah untuk mengikuti prestasi sekolah sekitar 707 anak usia sekolah dasar.
Mereka membandingkan anak-anak itu dengan lebih dari 60 ribu anak-anak usia yang sama, yang ibu mereka tidak mengidap diabetes. Anak-anak yang lahir dari ibu dengan kontrol gula darah baik cenderung memiliki nilai lebih baik dari rata-rata, dibandingkan dengan teman-teman mereka pada umumnya.
Temuan ini, terutama, berlaku untuk anak-anak para perempuan yang menjaga gula darah mereka terkontrol baik selama trimester ketiga kehamilan. Namun, ketika ibu memiliki kontrol diabetes yang buruk sebelum dan selama kehamilan, anak-anak mereka memiliki nilai yang lebih rendah.
Semakin jelek kontrol, semakin buruk prestasi anak di sekolah, jika dibandingkan dengan anak-anak tanpa diabetes.
Para ilmuwan juga menemukan, ada hubungan kuat antara tingkat pendidikan ibu dengan kontrol gula darah mereka. Perempuan yang lebih berpendidikan, tampaknya lebih baik dalam mengendalikan diabetes mereka, kata para peneliti.
(win/mer)