Menurut dia, puasa seharusnya menjadi pelajaran bagi kita untuk menyusun kembali menu yang salah di luar bulan puasa. Puasa juga seharusnya menjadi sebuah pelajaran untuk untuk bisa mulai mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang, yang dibutuhkan tubuh dalam keadaan dasar atau basal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan sudut pandang ini, asupan makanan, kalori dan nilai gizi Anda saat berbuka puasa tidak akan cukup mengembalikan energi setelah puasa. Semuanya dilakukan demi berat badan yang turun.
Padahal, setelah puasa, tubuh harus mendapat asupan kalori dan gizi yang tepat untuk kelancaran metabolisme. Asupan gizi yang tak tepat karena diet ini akan membuat tubuh jadi lemas dan tak berenergi.
"Jika kita masih merasakan keluhan sakit selama puasa setelah kita melakukan nutrisi yang tepat, berarti ada faktor lain yang menimbulkan keluhan kesehatan, seperti faktor lingkungan ataupun infeksi,” ujarnya.
(chs/chs)