Gaun lace panjang berstruktur dengan lengan melebar yang dipakainya merupakan gaun penuh sejarah. Bukan hanya sejarah karena dipakai sang kakak, namun gaunnya juga penuh sejarah dari Kerajaan Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat bangga karena seorang perempuan biasa dengan latar belakang kelas pekerja bisa merancang jubah yang indah untuk kerajaan," kata keponakan Sutherland, Patricia Perry.
Semenjak dipakai oleh Putri Victoria, semua bayi keturunan Kerajaan Inggris dibaptis menggunakan pakaian yang sama. Ini menjadi baju wajib pembaptisan anggota keluarga Inggris, setidaknya sampai tahun 2004. Beberapa bayi kerajaan ini termasuk Ratu Elizabeth II, Pangeran Charles, Pangeran William, Pangeran Harry.
Namun tahun 2004 lalu, Ratu Elizabeth memutuskan bahwa gaun yang dibuat dari lapisan halus satin sutra berwarna gading ini menjadi terlalu ringkih untuk digunakan. Oleh karenanya dia memutuskan untuk membuat replika baju tersebut. Ratu Elizabeth menugaskan desainer couture favoritnya, Angela Kelly untuk membuat replika baju baptis tersebut.
Tim penjahit mulai membuat baju tersebut di Istana Buckingham. Mereka menduplikasi semua detail yang ada di dalam baju tersebut, termasuk kerah tinggi dan lainnya. Baju replika ini pertama kali digunakan pada pesta pembaptisan James, Viscount Severn, putra Pangeran Edward di tahun 2008 lalu.
Gaun tersebut kembali digunakan oleh Pangeran George, putra pertama Pangeran William-Kate Middleton. Baju ini digunakan saat pesta pembaptisannya di bulan Oktober 2013. Dan sekarang, Putri Charlotte pun kini memakai gaun tersebut.
(chs/mer)