Ashley Menatta, atau biasa dipanggil ‘Sam’ oleh para pengguna media sosial yang berada di balik dukungan online untuk mencari keluarganya, akhirnya bisa kembali berkumpul dengan keluarganya. Ia pertama kali diidentifikasi oleh keponakannya lewat sebuah acara televisi NBC 7 dan laman Facebook Sam, seperti dilansir dari laman BBC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menatta dilaporkan berbicara dengan aksen Australia yang menyebabkan banyak orang percaya dia bukan dari Amerika.
Menurut laporan, Menatta bercerita kepada petugas yang menemukannya bahwa dia telah didiagnosis dengan penyakit kanker ovarium stadium tiga, dan menjalani operasi pengangkatan tumor seukuran bola voli. Para dokter percaya penyakit itulah yang menyebabkan ia menderita retro-grade amnesia.
Sebuah laman Facebook yang sengaja dibentuk untuk membantu mengidentifikasi Menatta mengumumkan bahwa keluarganya telah menemukannya.
"Kami mempunyai berita bagus," tulis laman Facebook tersebut.
“Sam (Ashley adalah nama sebenarnya) dan saya ingin berterima kasih kepada semua yang telah berbagi, mencari, mengirim email, memposting, mengirim pesan pribadi, menelepon, SMS, berkicau di Twitter, kepada NBC Channel 7 di San Diego, Australian News, England News, polisi, Missing Australians, Australian missing person Regiser, FBI, Interpol dan semua orang!!!! Kita tidak bisa melakukan ini tanpa bantuan kalian semua!"
Menatta mengatakan bahwa reuni dengan adik-adiknya itu berlangsung ‘sangat emosional’.
"Mereka sangat menyesal karena saya harus melalui semua ini tanpa mereka," katanya.
(mer)