Praktisi neurosains terapan Anne Gracia mengatakan, perlunya orang tua untuk memberikan edukasi mengenai sikat gigi sejak dini. Menurutnya, dengan mengajarkan anak menyikat gigi sejak usia dini, ada berbagai manfaat tumbuh kembang yang didapat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyikat gigi juga bisa melatih gerakan refleks dan terkendali pada anak. Saat gusi si anak digosok-gosok, baik menggunakan tangan ataupun sikat gigi, rangsangan akan menuju ke otak. Dengan begitu, otak akan terlatih melakukan gerak refleks. Gerak refleks tersebut menurut Anne akan membentuk gerak terkendali.
Mengajarkan sikat gigi sejak dini juga dapat mendidik anak melatih memasukkan benda ke dalam mulut. “Mengendalikan tangan ke mulut, menjadi persoalan sendiri buat anak-anak. Jadi itu adalah latihan yang memberi manfaat yang luar biasa,” kata Anne.
Menyikat gigi juga akan berdampak pada berfungsinya sistem pendengaran dengan baik. Gerakan sikat gigi membuat rahang bawah bergerak, dengan begitu ototnya bergerak. Otot yang bergerak inilah yang akan membuat proses pendengaran filter pendengarannya jadi berfungsi dengan baik. Karena banyak saraf yang terletak di sana, sebut Anne.
Terakhir, menurut Anne, menyikat gigi juga akan membantu anak mempelajari pengucapan beberapa fonem, seperti /m/ /b/ /p/.
(mer/mer)