"Saya terinpirasi dari seorang anak kecil," tulis Torrefranca dalam keterangan foto tersebut seperti dikutip Al Arabiya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sangat senang. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan dengan semua berkat ini. Kini, Daniel tidak lagi harus menderita untuk menyelesaikan studinya," ujar ibunda Cabrera.
Bantuan tersebut dianggap sebagai udara segar di tengah himpitan tuntutan hidup keluarga Cabrera. Pada 2013 lalu, mereka kehilangan tulang punggung keluarga, yaitu ayah Cabrera, yang meninggal dunia akibat penyakit diare. Tak sampai di situ, rumah mereka pun habis dilalap api.
Sejak saat itu, mereka hidup hanya dengan mengandalkan upah harian setara sekitar Rp 23 ribu dari sang ibu yang bekerja sebagai karyawan di toko kelontong kecil. Tambahan dana hanya didapat dari menjual rokok dan permen di ruas jalan di Mandaue, pusat gaya hidup di tengah Filipina.
(mer)