Badan Kesehatan Masyarakat Inggris baru-baru ini merilis angka terbaru tingkat kejadian IMS. Sekitar 140 ribu kasus baru terdiagnosis pada 2014 di Inggris saja. Klamidia berada di puncak daftar penyakit menular seksual yang diderita masyarakat Inggris, dengan perkiraan 47 persen diagnosis.
Selama tahun lalu, 120 ribu laki-laki dan 85 ribu perempuan di Inggris terdiagnosis klamidia. Sementara itu, angka penyakit gonorhea, antara 2005 dan 2014, meningkat sebesar 98 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IMS dapat terjadi pada setiap pasien yang aktif secara seksual, tanpa memandang jenis kelamin, usia, dan orientasi seksual, kata Alexandra Phelan, anggota Pharmacy2u.co.uk, tim pelayanan dokter online, seperti dilansir dari laman Independent.
Penelitian terbaru menunjukkan, sekitar 50 persen laki-laki dan 80 persen perempuan tidak mengalami gejala infeksi klamidia.
Menurut Phelan, hanya beberapa pasien akan mengembangkan gejala IMS. Gejala paling umum adalah ruam menyakitkan pada alat kelamin, nyeri saat buang air kecil, pendarahan setelah berhubungan seks atau di antara menstruasi, nyeri pada testis, nyeri panggul pada perempuan.
Gejala klamidia dan gonorhea dapat terjadi beberapa minggu setelah infeksi. Namun, bisa dapat hadir beberapa bulan kemudian ketika infeksi mulai memengaruhi bagian lain tubuh. Semakin lama infeksinya diobati, semakin tinggi komplikasi akan berkembang.
(win/mer)