Seperti dilansir The Independent, para peneliti menggunakan tikus sebagai sampel penelitian. Di akhir studi, ditemukan bahwa tikus patah tulang dapat sembuh lebih cepat jika diberikan komponen ganja non-psikotik, seperti cannabidiol atau CBD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menemukan bahwa CBD sangat efektif menyembuhkan patah tulang. Studi lain juga menunjukkan bahwa CBD sangat aman. Hal itu membuat kami percaya bahwa kami harus melanjutkan penelitian ini ke tahap percobaan klinis untuk meneliti kegunaan dalam percepatan penyembuhan tulang manusia yang patah," ujar salah satu peneliti dari Tel Aviv University, Yankel Gabet.
(mer)