Menurut praktisi neurosains terapan, Anne Gracia, emosi ibu ketika mengandung memiliki peran besar terhadap perkembangan psikologi anak. Pasalnya, bayi memiliki respons sangat tinggi di dalam perut ibu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu dia akan sering gelisah dan jadi rewel. Anak akan lebih sering menangis," kata Anne.
Untuk mencegah hal tersebut, Anne menyarankan agar ibu tidak terlalu gelisah dalam masa kehamilan. Selain itu, peran ketenangan suami juga sangat berpengaruh.
"Interaksi yang baik antara ayah dan ibu tentu sangat memengaruhi perkembangan otak bayi. Jika sudah lahir dan tumbuh, dekatkan dengan ayah karena laki-laki memiliki ketenangan yang berbeda," ucap Anne.
(mer)