"Jane Birkin telah menyatakan kekhawatirannya tentang praktik-praktik menyembelih buaya," kata Hermes International dalam sebuah pernyataan, dikutip dari WWD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, Hermes mengaku kalau peternakan ini bukanlah supplier kulit buaya yang digunakan oleh Hermes untuk membuat tas Birkin.
"Hermes memberikan standar tertinggi kepada partner untuk kulit buayanya."
Dalam pernyataannya, Hermes juga mengaku selama satu dekade mereka selalu melakukan kunjungan bulanan ke pemasok kulit.
Hermes mengatakan kalau perusahaan mereka mengendalikan praktik pemasok kulit dan memastikan mereka menghormati standar dan prosedur mengambil kulit buaya. Mereka mengklaim sudah patuh standar pengambilan kulit buaya yang dibuat oleh ahli kedokteran hewan, US Fish and Wildlife Service, agen federal, dan aturan internasional tentang perlindungan spesies yang terancam punah.
Sebelumnya diberitakan, Jane Birkin mendesak Hermes untuk mengubah nama tas Birkin Croco karena melihat laporan PETA tentang proses pengambilan kulit buaya yang diklaim kejam dan tak berprikemanusiaan.
(chs/mer)