Penelitian sebelumnya melaporkan, faktor-faktor misalnya berat saat lahir dan usia ibu berdampak terhadap perkembangan fungsi kognitif anak. Namun, hanya sedikit yang diketahui tentang bagaimana kejadian kelahiran dapat memengaruhi otak bayi dan kemampuan berpikir.
Penelitian, yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas York di Kanada ini, merupakan penelitian pertama yang menganalisis cara kelahiran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka menemukan, persalinan caesar memperlambat perhatian spasial bayi. Perhatian spasial dapat memberitahu seberapa baik mereka untuk memprioritaskan dan fokus pada objek atau area yang menarik.
Percobaan pertama, yakni tes pengisyaratan spasial, menguji stimulus yang digerakkan oleh perhatian spasial terhadap 24 bayi.
Mereka melihat gerakan mata saccadic (cepat) bayi menuju tempat di mana target diletakkan. Hasilnya, perhatian reflektif dan gerakan mata cepat bayi yang lahir melalui persalinan caesar lebih lambat dibandingkan dengan bayi yang lahir secara normal.
Hal tersebut terjadi bukan karena bayi mencoba memilih isyarat tepat dengan lebih akurat. Para peneliti percaya hal tersebut disebabkan karena perkembangan otak bayi yang dilahirkan lewat persalinan caesar dipengaruhi oleh metode kelahiran mereka serta kemampuan mereka untuk memberikan perhatian spasial.
(win/mer)