Seperti dilansir Al Arabiya, para peneliti dari Plymouth University dan Queensland University of Technology juga menemukan fakta bahwa Tetris dapat mengurangi keinginan merokok, menenggak minuman beralkohol, kopi, berhubungan seks, dan tidur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami pikir, efek Tetris dapat terjadi karena keinginan akan sesuatu harus mencakup membayangkan pengalaman konsumsi dalam substansi tertentu dalam satu aktivitas," kata profesor psikologi dari Playmouth University, Jackie Andrade.
Tetris sendiri merupakan permainan menyusun balok asal Rusia yang dirancang oleh Alexey Pajitnov. Sejak diluncurkan pada 6 Juni 1984, Tetris dianggap sebagai video game paling populer di kalangan masyarakat.
(mer)