Ketika anak diajak bergaul di lingkungan sekitar, anak pun akan mengenali orang-orang di sekitarnya. Begitupun sebaliknya, orang-orang di sekitar juga akan mengenali anak Anda.
Mereka pun bisa dekat satu sama lain. Ketika sudah terbentuk hubungan kedekatan itu, rasa 'memiliki' dan ingin melindungi bisa secara otomatis timbul di antara mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ajak anak menegur tetangga atau satpam. Jadi, ketika ada orang tidak dikenal menggandeng anak Anda, tetangga dan satpam akan cepat menyadarinya," kata Anna ketika ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (3/9).
"Supaya lingkungan aman, sesekali berkumpul. Usahakan tidak menjadi orang yang sombong," kata Anna.
Ketika hubungan kedekatan itu sudah terbangun, Anna menganjurkan agar Anda dan warga lainnya juga membuat standar operasional prosedur (SOP) untuk melindungi anak-anak di lingkungannya.
Anda dan warga sekitar juga bisa membuat SOP khusus ketika ada kabar anak yang menghilang. Misalnya, seperti gerbang yang harus ditutup segera ketika ada kabar anak yang hilang.
"Atau bisa juga jika ada anak yang terlihat stres ketika bersama seseorang yang tidak dikenal buat SOP-nya dengan mengumumkan atau sebagainya," ujar Anna.
(utw/utw)