IIIFP tak cuma menampilkan karya-karya perancang busana dari dalam negeri, tapi juga karya desainer mancanegara. “Dalam penyelenggaraan IIIFP yang pertama kami mendapatkan partisipasi dari Australia yang mengirimkan empat desainernya,” kata Bati Lestari selaku Wakil Ketua IIIFP 2015 dalam jumpa pers di Gedung Sapta Pesona pada Selasa (8/9).
Bati mengatakan, pihak Kedutaan Australia memberikan dukungan dengan mengirimkan empat desainer muslim dari negerinya. “Mereka adalah Amalina Aman, Eisha Saleh, Hanadi Chehab, dan Howayda Moussas.” Bersama-sama mereka mengembangkan bisnis busana muslim dengan merek Integrity di Australia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dari Negeri Kangguru, desainer dan merek busana muslim mancanegara lain yang ikut berpartisipasi dalam IIIFP 2015 adalah Yan's Creation dan Sharose dari Malaysia, dan Hikmat Ahmed Salih dari Timur Tengah. Namun sayang, menurut Bati, salah seorang desainer dari Paksitan sampai hari ini belum mendapatkan visa, tapi dapat dipastikan bahwa karya-karya rancangan sang desainer sudah bisa dipamerkan besok.
Sementara itu, ada sekitar 60 desainer dari dalam negeri yang turut serta dalam IIIFP 2015. Di antaranya adalah Dian Pelangi, Jeny Thajahyawati, Ade Listiani, Itang Yunasz, Ghea Panggabean, Tuty Adib, Errin Ugaru, Tuty Cholid, Ollyn Sulam Bukittinggi, dan Zainal Songket.
Selain pameran busana dari para desainer berbakat, ada pula kegiatan lain, salah satunya adalah berupa mini workshop dengan judul Women in Global Business Indonesia yang diberikan oleh Kedutaan Australia pada Jumat (11/9), juga ada fashion writing dan tutorial make-up.
(win/win)