Untuk tampil di ajang Miss International di Jepang nanti, Chintya sudah menyiapkan amunisi untuk memenangkan kontes kecantikan itu. Pada awak media, ia bercerita akan menampilkan tarian khas Kalimantan di sana.
"Saya lebih interest untuk nari. Kalau tidak tarian etnis Cidayu, saya mau nari Dayak," kata Chintya saat ditemui di kawasan Casablanca, Jakarta, Kamis (10/9). Saat ini, Chintya sedang berlatih agar penampilannya nanti memuaskan juri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari semua persiapannya, yang paling diperhatikan Chintya adalah perawatan badan. Pasalnya selama memenangkan kontes Puteri Indonesia 2015 sebagai Runner Up I, berat badannya naik sampai 8 kilogram.
Untuk itu ia pun harus berusaha keras menurunkan berat badannya sampai ke berat semula. "Sekarang sudah turun lima kilogram, tinggal tiga kilogram lagi," katanya.
Tak lupa ia juga rutin melakukan perawatan tubuh. Minimal seminggu sekali Chintya harus menjalani treatment spa.
Mewakili Indonesia di ajang internasional tentu bukan pekerjaan mudah. Chintya juga harus mempersiapkan mentalnya agar tidak kaget dengan situasi di sana.
Ia tidak lupa meminta wejangan dari pendahulunya, Puteri Indonesia Lingkungan 2014 Elvin Pertiwi. Elvin dengan senang hari berbagi pengalaman dengan Chintya.
"Kata Elvin, mulai dari sekarang nabung dress, persiapan 40-50 dress akan di bawa ke sana. Harus jadi fashionable di sana karena Jepang memperhatikan sekali," ujar Chintya.
Elvin juga berpesan kepada Chintya agar menjadi diri sendiri agar bisa menikmati semua proses yang harus dijalani di ajang Miss International tersebut.
"Saya ke Jepang untuk bersenang-senang dan bertemu gadis dari seluruh dunia. Saya akan berusaha yang terbaik, menang tidaknya terserah Tuhan. Kunci utamanya jadi diri sendiri dan enjoy the moment," ujarnya. (win/win)