Kerusakan pada kulit wajah yang diakibatkan oleh penuaan memang tidak terlihat secara kasat mata. Akan tetapi, menurut salah seorang ilmuwan produk anti-penuaan, Fany Himawan, ketika wajah dipaparkan sinar, maka kerusakan kulit akan terlihat jelas.
"Kerusakan pada wajah akan terlihat, seperti flek hitam, kerutan, dan lain-lain," katanya, saat menghadiri peluncuran sebuah produk anti-aging baru di Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekencangan kulit wajah akan terasa dan terlihat dari setiap sudut. Maka dari itu, para ilmuwan berusaha keras untuk mencari formula ampuh anti-aging.
"Terdapat feedback dari masyarakat dan konsumen, dan juga budaya selfie dari setiap sudut sedang ramai kan, maka dari itu kita mencari krim anti-aging yang bisa mengencangkan wajah mereka agar terlihat baik," jelas Fany.
"Kulit manusia memiliki kesamaan dengan tahu, dan tahu memiliki pori-pori yang dapat meresap," tutur ilmuwan tersebut.
Setelah beberapa lama tahu tersebut dimasukan ke dalam air anti-aging itu, tekstur tahu tersebut mulai mengenyal dan tidak keras lagi.
Hal ini membuktikan bahwa krim anti-aging itu dapat membuat tekstur kulit manusia yang kering menjadi lebih kencang dan terlihat lebih muda.
Sama seperti tahu, kulit manusia memiliki pori-pori yang dapat menyerap air. Jika kulit manusia dioleskan krim anti-aging itu, sama seperti tahu, maka kulit akan mengencang dan teksturnya menjadi lebih lembut. (win/utw)