Restoran 'otomatis' ini, sama sekali tidak memiliki pelayan. Para pengunjung melakukan pemesanan melalui iPad dan tidak seperti restoran pada umumnya.
Jika makanan sudah siap saji, maka pesanan pengunjung akan muncul dalam kompartemen gelas kecil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tidak usah kuatir, pasalnya, pesanan mereka tetap dibuat dan dimasak oleh koki asli.
Selain itu, para pengunjung juga diharuskan untuk membayar seluruh transaksi mereka dengan kartu kredit. Hal ini membuat pengunjung tidak perlu menyimpan bon atau bukti pembayaran.
"Kita mencari cara untuk melihat bahwa teknologi dapat meningkatkan efisiensi. Dengan itu, kita bisa menurunkan harganya," kata Drummon, dikutip dari The Guardian.
Lebih lanjut, para pendiri restoran tersebut sedang mempersiapkan sebuah aplikasi agar proses pemesanan dapat lebih cepat. Mereka juga sedang merencanakan pembukaan restoran serupa lainnya.
Pada saat ini, menu yang disediakan berfokus pada gandum, biji-bijian serta salad.
(utw/utw)