Dian Wahyu Utami, atau biasa dikenal dengan sebutan Dian Pelangi, menjadi desainer yang terpilih untuk merepresentasikan busana fesyen muslim Indonesia di Qatar.
"Kita harus benar-benar memanfaatkan kesempatan ini, saya juga akan merepresentasikan negara Indonesia di sana," kata dian saat menghadiri jumpa pers di Jakarta, Sabtu (3/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, salah satu tim merek fesyen yang bekerjasama dengan pameran fesyen ini, Sheikha Hub dari Malaysia, menjelaskan bahwa sebelumnya mereka telah mengkurasi beberapa desainer dari Asia Tenggara.
"Setelah beberapa rangkaian roadshow di beberapa negara ASEAN untuk menemukan the next ASEAN top designers, kami menemukan beberapa desainer, salah satunya dari Indonesia," kata Datin Norzihan Latt, selaku pendiri Sheikha Hub yang menjadi mitra Heya Arabian Fashion Exhibition.
Beberapa desainer dari Asia Tenggara lain yang akan memamerkan hasil rancangan busananya adalah Vinn Patararin dari Thailand, Lully Selb dari Singapura, Dian Pelangi dari Indonesia serta Danz dari Malaysia.
"Ini adalah hal besar buat kami karena Heya 2015 direncanakan untuk menjadi program fesyen paling eksklusif di Timur Tengah," kata Datin.
Heya Arabian Fashion Exhibition sendiri adalah salah satu ajang fesyen bergengsi di kawasan teluk Timur Tengah.
Selain dari Asia, acara tersebut akan dihadiri desainer kelas dunia, seperti Debaj Debaj Collection dari Qatar, L. Russo Urban Couture dari Italia, serta Naseem Al Andalos dari Bahrain.
Nantinya, pameran fesyen ini akan diselenggarakan di Doha Exhibition and Convention Center pada 12 hingga 18 November 2015.
Lebih lanjut, Heya Arabian Fashion Exhibition ini hanya dapat dikunjungi perempuan saja. (win/win)